BREAKING NEWS
Berita Terbaru
Berantas Mafia Pangan, Mentan Amran Dapat Dukungan Komnas HAM dan PPM LVRI

Berantas Mafia Pangan, Mentan Amran Dapat Dukungan Komnas HAM dan PPM LVRI

Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Kementan Perkuat Adaptasi Iklim Hadapi Potensi Musim Kering Guna Jaga Produksi Kopi Nasional

Kementan Perkuat Adaptasi Iklim Hadapi Potensi Musim Kering Guna Jaga Produksi Kopi Nasional

Mentan Amran Perkuat Kopi-Kakao Lampung, 2,6 Juta Bibit Disiapkan untuk 18 Ribu Hektare

Mentan Amran Perkuat Kopi-Kakao Lampung, 2,6 Juta Bibit Disiapkan untuk 18 Ribu Hektare

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Percepat Peremajaan dan Perluasan Tebu di Tulang Bawang

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Percepat Peremajaan dan Perluasan Tebu di Tulang Bawang

Mentan Amran Respons Keluhan Peternak, Akses 30 Ribu Ton Bungkil Kedelai Dibuka

Mentan Amran Respons Keluhan Peternak, Akses 30 Ribu Ton Bungkil Kedelai Dibuka

Jepang Siapkan Tiga Helikopter Bantu Penanganan Karhutla di Indonesia

Jepang Siapkan Tiga Helikopter Bantu Penanganan Karhutla di Indonesia

Kemenhut Gandeng Ahli IPB Teliti Kerusakan Lingkungan akibat Kebakaran di TNBTS

Kemenhut Gandeng Ahli IPB Teliti Kerusakan Lingkungan akibat Kebakaran di TNBTS

Jumlah Hotspot Karhutla Secara Nasional Turun, Tim Gabungan Kemenhut Tetap Intensifkan Pemadaman

Jumlah Hotspot Karhutla Secara Nasional Turun, Tim Gabungan Kemenhut Tetap Intensifkan Pemadaman

Tutup Muktamar ke-35 NU, Presiden: Bangsa Menunggu Dharma Bakti Nahdlatul Ulama

Tutup Muktamar ke-35 NU, Presiden: Bangsa Menunggu Dharma Bakti Nahdlatul Ulama

 Terlibat Judi Online, Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan

Terlibat Judi Online, Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan

Pemerintah Segel Area Lahan 19 Badan Usaha Terkait Karhutla di Tujuh Provinsi

Pemerintah Segel Area Lahan 19 Badan Usaha Terkait Karhutla di Tujuh Provinsi

Menpora Erick Kobarkan Semangat 432 Atlet Indonesia Jelang Asian Games 2026

Menpora Erick Kobarkan Semangat 432 Atlet Indonesia Jelang Asian Games 2026

Dukung Muktamar ke-35 NU, PLN Siagakan Pasokan Listrik

Dukung Muktamar ke-35 NU, PLN Siagakan Pasokan Listrik

Dirjen Bina Adwil Kemendagri: Aceh Dibangun dari Ketabahan yang Mengakar

Dirjen Bina Adwil Kemendagri: Aceh Dibangun dari Ketabahan yang Mengakar

BMKG Dorong Integrasi Data Cuaca, Kualitas Udara, dan Kesehatan Masyarakat

BMKG Dorong Integrasi Data Cuaca, Kualitas Udara, dan Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Pontianak Pastikan Kesiapan Fasilitas Kesehatan Antisipasi Dampak Karhutla      Pontianak – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau Rumah Sakit Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Kota Pontianak dan sejumlah pusat kesehatan masyarakat untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, Minggu (30/8/2026).  Peninjauan dilakukan menyusul kondisi kabut asap di Kota Pontianak yang dalam beberapa hari terakhir berada pada kategori berbahaya.  Edi ingin memastikan rumah sakit, puskesmas, serta posko kesehatan siap memberikan layanan apabila terjadi peningkatan keluhan kesehatan masyarakat.  “Siang ini saya ke Rumah Sakit Kota Pontianak dan faskes memastikan kesiapan sarana kesehatan kita terhadap antisipasi dampak karhutla dan kabut asap yang melanda Kota Pontianak,” ujarnya.  Edi mengatakan, meski kondisi udara memburuk, pelayanan di rumah sakit masih terkendali. Dari hasil pemantauannya di Instalasi Gawat Darurat RSUD SSMA, terdapat beberapa pasien yang mendapatkan pelayanan, namun bukan disebabkan oleh ISPA.  “Tadi saya pastikan di rumah sakit, di IGD ada beberapa pasien, tetapi bukan disebabkan karena ISPA. Namun kita tetap harus siaga,” katanya.  Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pontianak tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien akibat dampak kabut asap. Fasilitas kesehatan diminta siap, termasuk ketersediaan oksigen bagi masyarakat yang mengalami sesak napas.  “Oksigen kita siap. Kita juga tetap mengantisipasi lonjakan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.  Selain kesiapan rumah sakit dan puskesmas, Pemkot Pontianak juga membuka posko-posko layanan kesehatan. Salah satunya berada di PMI Kota Pontianak. Posko Segar tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan maupun layanan oksigen.  Edi juga menyoroti peningkatan kasus ISPA yang sebelumnya dilaporkan Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Kenaikan sekitar 10 persen menjadi perhatian pemerintah, sehingga langkah antisipasi terus diperkuat. Selain ISPA, Pemkot Pontianak juga mewaspadai potensi gangguan kesehatan lain, termasuk diare. Kondisi air yang terganggu akibat musim kemarau dan kualitas lingkungan yang menurun berisiko memengaruhi kesehatan masyarakat.  “Betul, kita juga antisipasi diare karena ini berkaitan dengan kondisi air,” kata Edi.  Wali Kota mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan selama kabut asap masih berlangsung. Warga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker apabila harus keluar rumah, memperbanyak minum air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami sesak, batuk berat, demam, atau keluhan kesehatan lainnya.  “Yang penting kita tetap waspada. Pemerintah menyiapkan layanan, tetapi masyarakat juga harus menjaga diri dan mengurangi paparan asap,” pungkasnya.

Wali Kota Pontianak Pastikan Kesiapan Fasilitas Kesehatan Antisipasi Dampak Karhutla Pontianak – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau Rumah Sakit Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Kota Pontianak dan sejumlah pusat kesehatan masyarakat untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, Minggu (30/8/2026). Peninjauan dilakukan menyusul kondisi kabut asap di Kota Pontianak yang dalam beberapa hari terakhir berada pada kategori berbahaya. Edi ingin memastikan rumah sakit, puskesmas, serta posko kesehatan siap memberikan layanan apabila terjadi peningkatan keluhan kesehatan masyarakat. “Siang ini saya ke Rumah Sakit Kota Pontianak dan faskes memastikan kesiapan sarana kesehatan kita terhadap antisipasi dampak karhutla dan kabut asap yang melanda Kota Pontianak,” ujarnya. Edi mengatakan, meski kondisi udara memburuk, pelayanan di rumah sakit masih terkendali. Dari hasil pemantauannya di Instalasi Gawat Darurat RSUD SSMA, terdapat beberapa pasien yang mendapatkan pelayanan, namun bukan disebabkan oleh ISPA. “Tadi saya pastikan di rumah sakit, di IGD ada beberapa pasien, tetapi bukan disebabkan karena ISPA. Namun kita tetap harus siaga,” katanya. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pontianak tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien akibat dampak kabut asap. Fasilitas kesehatan diminta siap, termasuk ketersediaan oksigen bagi masyarakat yang mengalami sesak napas. “Oksigen kita siap. Kita juga tetap mengantisipasi lonjakan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. Selain kesiapan rumah sakit dan puskesmas, Pemkot Pontianak juga membuka posko-posko layanan kesehatan. Salah satunya berada di PMI Kota Pontianak. Posko Segar tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan maupun layanan oksigen. Edi juga menyoroti peningkatan kasus ISPA yang sebelumnya dilaporkan Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Kenaikan sekitar 10 persen menjadi perhatian pemerintah, sehingga langkah antisipasi terus diperkuat. Selain ISPA, Pemkot Pontianak juga mewaspadai potensi gangguan kesehatan lain, termasuk diare. Kondisi air yang terganggu akibat musim kemarau dan kualitas lingkungan yang menurun berisiko memengaruhi kesehatan masyarakat. “Betul, kita juga antisipasi diare karena ini berkaitan dengan kondisi air,” kata Edi. Wali Kota mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan selama kabut asap masih berlangsung. Warga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker apabila harus keluar rumah, memperbanyak minum air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami sesak, batuk berat, demam, atau keluhan kesehatan lainnya. “Yang penting kita tetap waspada. Pemerintah menyiapkan layanan, tetapi masyarakat juga harus menjaga diri dan mengurangi paparan asap,” pungkasnya.

El Nino Kuat Tingkatkan Risiko Polusi Udara, Waspadai September-November 2026

El Nino Kuat Tingkatkan Risiko Polusi Udara, Waspadai September-November 2026

 


 


ADVERTISEMENT